Premarital Check Up

Finally, kami berdua sudah melakukan premarital check up kemarin tanggal 7 Februari 2011 di Laboratorium Kimia Farma Cikini. Yipiii!!!

Apa itu premarital check up? Premarital check up merupakan sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin.

Kenapa musti melakukan premarital check up? Menurut informasi yang Ai dapat, dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital check up), sebenarnya kedua calon mempelai telah melakukan tindakan preventif terhadap adanya kemungkinan penyakit bawaan dari keluarga masing-masing.  Dengan mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan masing-masing, maka tentu akan lebih mudah bagi kedua calon mempelai dalam melakukan upaya pencegahan yang mungkin bisa menyebabkan keguguran atau malah kelainan bagi keturunan. Selain itu, beberapa keuntungan tambahan dari melakukan premarital check up adalah:

  • Untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum.
  • Apabila terdapat permasalahan bisa segera ditangani.
  • Secara tidak langsung membantu kesiapan mental calon pasangan.

See? Premarital check up itu ternyata penting lho!

Idealnya, premarital check up dilakukan 6 bulan sebelum dilakukan pernikahan. Pertimbangannya, jika ternyata ada sesuatu masalah pada hasil pemeriksaan kesehatan kedua calon mempelai, masih ada cukup waktu untuk konseling atau pengobatan terhadap penyakit yang diderita. Tapi pada dasarnya bisa dilakukan kapanpun selama pernikahan belum berlangsung.

Nah, berikut adalah contoh panel premarital check up yang bisa dilakukan calon mempelai:

maaf, ada beberapa bagian yang harus disensor😀

Gambar di atas itu merupakan contoh atau pemeriksaan yang minimal. Calon mempelai bisa saja memilih pemeriksaan apa yang mereka inginkan. Kalo kami kemarin ada juga pemeriksaan EKG, rontgen thorax, dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Bisa juga ditambah dengan pemeriksaan USG kebidanan dan kandungan untuk wanita, TORCH, hormon reproduksi, dan lainnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan kami bisa diketahui 4 hari setelah pemeriksaan. Duh, jadi deg-degan menunggu hasilnya *hayah* Semoga ga da masalah yaaa, amiin ^.^

 

List vendor:

Laboratorium Kimia Farma Cikini
Jl. Cikini Raya No. 2-4 Gedung Menteng Huis
Jakarta Pusat

 

2 Comments (+add yours?)

  1. Agustina Ika
    Jul 25, 2011 @ 07:05:18

    Mbak Ai…EKG, sama foto Thorax buat apa ya? Ndak periksa Torch ya. Izin belajar dari blog2 pendahulu..

    Reply

    • aiseistory
      Aug 01, 2011 @ 04:07:22

      Maaf ya mba Agustina Ika, Letty baru sempet bales (ohya panggil aku Letty aja hehe). Kebetulan beberapa waktu lalu masi sibuk urus acara pernikahan dan hanimun😀
      Untuk premarital test, sebenernya tujuan utamanya adalah untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin. Nah, yang umum diperiksa biasanya adalah Hematologi Rutin, Gambaran Darah Tepi, Analisa Hemoglobin HPLC, dan Badan Inklusi HbH (untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum), Golongan Darah A, B, O dan Rhesus (untuk kepentingan transfusi darah jika kelak dibutuhkan dan untuk melihat kecocokan rhesus), Urin Rutin (untuk mengetahui adanya kondisi kelainan ginjal atau saluran kemih, penyakit metabolik atau sistemik), Glukosa Puasa (Untuk mendiagnosa diabetes melitus yang cenderung dapat diturunkan kepada janin/anak yang akan dikandung), HBsAg (Untuk mengetahui ada tidaknya infeksi hepatitis B yang dapat ditularkan kepada pasangan melalui kontak fisik (melalui darah/luka), dan kepada bayi yang akan dikandung), VDRL/RPR (Untuk mendeteksi ada tidaknya sifilis dan gonore, di mana selain berakibat buruk pada penderita, kedua jenis penyakit ini dapat ditularkan kepada pasangan melalui hubungan seksual atau dari ibu kepada janin dan dapat mengakibatkan cacat serta kematian pada janin), plus Anti-Rubella IgG, Anti-Toxoplasma IgG dan Anti-CMV IgG (Atau yang biasa dikenal dengan tes Torch, Untuk mendeteksi infeksi Rubella, Toxoplasma dan Cytomegalovirus yang dapat mengakibatkan keguguran, bayi lahir prematur dan dapat juga menyebabkan kelainan jika nantinya hamil). Kemarin saya juga tes Torch ko, tapi belum sempet di-posting di blog hehehe maap… Nah, kalo EKG sama Thorax sih kemarin kami lakukan untuk melengkapi saja hehe…
      Kira-kiru gitu mba… tapi kalo mau lebih jelas sebaiknya dirimu konsultasi langsung dengan dokter atau analis laboratorium🙂 Selamat mempersiapkan pernikahan dan semoga sukses😉

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: